Cara Mengatasi Kartu ATM Disable (Semua Bank) dengan Mudah

Cara mengatasi kartu ATM disable ternyata tidaklah sulit. Kartu ATM disable menjadi salah satu masalah yang jarang terjadi oleh para pengguna kartu ATM di berbagai BANK, bahkan semua Bank.

Kejadian kartu ATM disable meskipun jarang terjadi, namun kalau terjadi pada kita, tentu saja ini cukup menyulitkan kita untuk bertransaksi, terutama menarik saldo yang ada di dalam rekening Bank kita.

Kartu ATM Bank yang kita gunakan untuk bertransaksi bisa saja mengalami disable. Jika kita pergi ke gerai ATM kemudian kita memasukkan kartu ke dalam mesin ATM, mungkin juga sering muncul pemberitahuan kartu tidak terdaftar, kartu disable atau kartu diblokir.

Nah, untuk kasus ATM diblokir dan kartu ATM disable ini punya ciri-ciri yang hampir sama loh, hampir tidak ada bedanya.

Untuk anda yang mengalami masalah kartu ATM yang disable maka kamu mesti melakukan tindak lanjut untuk mengatasi masalah ini.

Dan, tentu saja anda mesti memastikan apa penyebab kartu ATM anda kenapa tidak bisa dipakai, apakah memang karena disable atau bukan?

Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasan Teknoking selengkapnya berikut ini!

Pengertian Kartu ATM BRI Disable

Untuk lebih jelasnya apakah kartu anda disable atau bukan tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu apa itu disable kartu ATM?

Setiap Bank memiliki Syarat dan ketentuan terhadap kartu ATM yang mereka keluarkan. Kartu ATM yang anda gunakan untuk bertransaksi pengguna Bank ini memiliki batasan dan peraturan tersendiri.

Tidak terkecuali juga dengan disable kart ATM, hal ini tentu saja bisa disebabkan oleh pengguna kartu ATM yang tidak mematuhi peraturan dari pihak Bank.

Lalu apa sebenarnya kartu ATM Disable itu? Status disable kartu ATM sendiri berarti tidak bisa digunakan. Sesuai dengan artinya jika kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Sehingga jika kartu kita mengalami disable mengakibatkan kartu ATM yang memiliki saldo di dalamnya tersebut tidak bisa kita pakai untuk transaksi.

Penyebab Kartu ATM Disable

Para pengguna kartu ATM sebaiknya mengetahui apa saja penyebab kartu ATM disable. Jika anda sudah mengalami disable, minimal ke depannya tidak terjadi hal serupa, berikut ini dua kemungkinan penyebab disable kartu ATM anda:

  1. Penyebab karut ATM disable yang pertama adalah memang diakibatkan oleh permintaan dari pemilik kartu, yang ingin menonaktifkan akun tersebut. Sehingga, memang sengaja untuk tidak lagi bisa digunakan kedepannya.
  2. Penyebab kartu disable yang kedua yaitu dilakukan oleh pihak Bank. Kartu disable ini biasanya diberikan kepada kartu milik nasabah dengan transaksi mencurigakan. Hal ini dilakukan oleh pihak Bank untuk mencegah terjadinya kejahatan money laundry atau masalah kejahatan lainnya. Meski kita tidak melakukannya, namun pihak Bank berusaha mencegah hal tersebut terjadi.

FAQ Disable Kartu ATM

Berikut ini beberapa pertanyaan dan jawaban dari berbagai pertanyaan yang sering muncul ketika terjadi masalah disable pada kartu ATM, diantaranya adalah:

  • Apakah saldo akan tetap utuh jika status kartu disable? Tentu saja pihak BRI tidak akan mengambil saldo nasabahnya. Bahkan, tindakan ini biasanya akan dilakukan demi melindungi saldo nasabah.
  • Apakah masih bisa ditransfer? Saldo yang tinggal di akun kartu ATM disable terkunci. Maka, kamu tidak bisa melakukan transaksi baik itu transfer antar bank maupun benda bank. Namun, masih bisa menggunakan layanan mobile banking. Sebab, yang diblokir adalah PIN kartu ATM
  • Apakah masih bisa transfer dengan layanan teller? Tentu saja bisa. Sebab, hanya PIN kartu ATM saja yang dinonaktifkan. Sedangkan untuk buku tabungan masih bisa digunakan.

Cara Mengatasi Kartu ATM Disable

Berikut ini cara untuk mengatasi kartu ATM yang mengalami disable untuk semua jenis Bank yang bisa anda lakukan:

1. Melalui Call Center

Nasabah dapat menghubungi pihak call center untuk mengembalikan status kartu ATM mereka agar bisa digunakan seperti sediakala.

Silahkan anda siapkan saldo pulsa ponsel anda agar bisa berkomunikasi tanpa terputus nantinya, siapkan juga beberapa dokumen yang akan ditanyakan, seperti nomor rekening, KTP dll. Berikut ini nomor call center berbagai Bank:

Bank Swasta atau BUMN

No Nama Bank Swasta/BUMN Nomor Call Center
1. Bank BCA dan BCA Syariah 1500888
2 Bank Mandiri 14000
3 Bank Mandiri Syariah (BSI) 14040
4 Bank BNI 1500046
5 Bank BRI 14017 atau 1500017
6 Bank CIMB Niaga 14041
7 Muamalat 1500016
8 BTPN 1500300
9 Jenius 1500365
10 BRI Syariah (BSI) 14040
11 BTN 1500286
12 Permata 1500111
13 Danamon 1500090
14 Maybank 69811
15 Mega 60010 dan 1500010
16 Sinarmas 1500153
17 Commonwealth 1500030
18 Bukopin 14005
19 OCBC NISP 1500999
20 Citi 69999
21 Panin Bank 1500678 atau 60678
22 Woori Saudara 1500012
23 UOB Indonesia 14008
24 J Trust (021) 2926100
25 Standard Chartered Bank 68000
26 SBI Indonesia (021) 39838747 atau 08001724636
27 Rabobank 1500080
28 QNB Indonesia (021) 30055300
29 MNC International 1500188
30 Shinhan Bank 500881
31 Mestika 14083
32 Mayapada 1500029
33 Maspion (031) 5316999
34 KEB Hana 1500021
35 HSBC 64722
36 Deutsche AG (021) 29644401 atau (0231) 28954500
37 DBS 1500327 atau 69327
38 Capital (021) 27938989
39 Bumi Arta (021) 3142121 atau 08041401221
40 ANZ Indonesia (021) 27586777
41 Eximbank (021) 39503600
42 China Construction Bank (021) 5663809 / (021) 5668292
43 UOB 14008
44 Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (021) 80862500
45 Bank Resonia Perdania (021) 5701445
46 Bank Bumi Arta (021) 2300455 atau (021) 2300893
47 BNP Paribas (021) 23586262
48 Bank Nusantara Parahyangan (022) 82560100
49 Bank Ganesha 1500169
50 Bank Victoria (021) 522 8888
51 Bank Jasa Jakarta (021) 6902611
52 Bank Bisnis (022) 2511900, 2501787
53 OK Bank (021) 278895390
54 Bank Yudha Bhakti (021) 29752975, 29752999
55 Bank Mitraniaga (021) 5481877
56 BRI Agro 1500494
57 SBI Indonesia 08001724636 atau 02139838747
58 Nobu Bank 1500278
59 Royal Bank (021) 63864472 atau (021) 63861444
60 Bank INA 1500738
61 Bank Dinar (021) 2312633
62 Amar Bank (031) 99015959 atau (021) 4000-5859
63 Bank Sampoerna 1500035
64 Bank BKE (021) 3100422, 3100448
65 Bank Artos (022) 4200202
66 Bank Mas (021) 57906006
67 Bank Mayora (021) 56966954
68 Bank Index 1500670

Bank Daerah

No Bank Daerah Nomor Call Center
1 BJB 14049
2 Bank DKI (021) 80655555
3 BPBD DIY (0274) 561614
4 Bank Jatim 14044
5 Bank Jambi (0741) 60665, 60416
6 Bank Aceh (0651) 22966, 40073, 40075
7 Bank Sumut 14002
8 Bank Nagari (0751) 31577 atau (0751) 24444 (ATM)
9 Bank Riau Kepri (0761) 47070
10 Bank Sumsel Babel (0711) 1500711
11 Bank Lampung (0721) 487175
12 Bank Kalsel 0800 1122000
13 Bank Kalbar 0807 1888123
14 Bank Kaltimtara 0800 1738877 atau (0541) 738877
15 Bank Kalteng 1500526
16 Bank Sulselbar (0411) 859171
17 Bank Sulutgo (0431) 859191, 861759, 861761
18 Bank NTB Syariah 1500667
19 BPD Bali 1500844
20 Bank NTT 14013
21 Bank Maluku (0911) 354215
22 Bank Papua (0967) 532011
23 Bank Bengkulu (0736) 341170
24 Bank Sulteng (0451) 424537, 429509, 421780
25 Bank Sultra (0401) 3121526

2. Melalui CS Bank

Selain melalui call center, anda juga bisa mengembalikan status kartu anda dengan pergi ke Bank yang bersangkutan. Namun karena pandemi anda sebaiknya tetap mematuhi prokes.

Baca juga: Cara Mengaktifkan Akun KAI Access

3. Melalui Mobile Banking dan Internet Banking

Cara Mengatasi Kartu ATM Disable

Cara Mengatasi Kartu ATM Disable

Ternyata kita juga bisa melakukan enable kartu ATM dengan menggunakan layanan mobile banking dan internet banking. Kamu hanya perlu memilih pilihan enable kartu saja.

  • Buka aplikasi mobil Online, Pilih Akun, Pilih Manajemen Kartu.
  • Pilih kartu yang di blokir,
  • Pilih Buka Blokir
  • Masukkan PIN, Pilih Kirim
  • Buka Blokir Berhasil

***

Demikianlah ulasan mengenai cara mengatasi kartu ATM disable yang bisa kami sajikan untuk anda. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk anda yang mengalami masalah tersebut.

Baca juga: Cara Verifikasi KTP Prakerja

Leave a Reply